WELCOME TO MIKBEL'S CUBE

THE PLACE WHERE I ALWAYS SHARE ALL ABOUT MY FAVORITE THINGS

Kamis, 23 Februari 2012

FF//STAY//MBLAQ//Part 1

Title                : Stay
Author            : Anahangeng tapi saengku males ngetik jadinya aku deh yang ngetik TT.TT
Cast                :
-      All member MBLAQ
-      Ana
-      Mika (akuuuuuuu, hahaha)
-      Rizki


Diceritakan *udah kayak parto di OVJ aja deh nih kata2* ada 3 orang yeoja cantik yang sudah
bersahabat semenjak mereka masih duduk dibangku TK, mereka selalu bersama-sama kemanapun
dan dimanapun. Dari TK, SD, SMP, SMA sampai mereka kuliahpun selalu mendapat tempat di satu
ruangan yang sama.

Introduce our Cast

  • Ana : seorang yang cukup cuek dan terkesan jutek terhadap orang yang baru dia kenal, padahal aslinya dia itu pemalu, bukan jutek tapi jika sudah berkumpul bersama ke2 sahabat sejatinya, dia bisa jadi seseorang yang sangat cerewet. Itulah sifat Ana, dia selalu berharap suatu saat nanti mempunyai namjachingu yang baik, cute dan berpipi chubby
  • Mika : yeoja yang dewasa, care tapi jika sudah menyangkut masalah namja. Apalagi namja dengan postur tubuh tinggi dan mempunyai Abs, huwaaaa dia pasti akan langsung terlena melihat namja itu dan melupakan ke2 sahabatnya
  • Rizki : seorang yang cuek tapi dia sangat setia kawan dan suka menolong, dia berharap suatu saat nanti mempunyai namjachingu yang lemah lembut, tapi memiliki charisma yang tidak dimiliki namja lain

@ tempat fitness

Mika : huwaaa ana, rizki. Namja2 disini cucok banget deh

Ana : mulai lagi nih

Rizki : udah tinggalin aja yuk, bisa2 kalau dengerin dia ngoceh kita ga jadi fitness

Akhirnya ana dan rizki meninggalkan mika yang sedang berburu namja

Selesai fitness

Ana : ayo kita pergi ke sauna, badanku keringet semua nih

Rizki : ayoooo

Mika : bentar

Ana&Rizki : wae???

Mika : aku belum dapet no telpon pelatih fitness itu

Ana : ahh…. Ayo tinggal yeoja ini rizki



@ tempat Sauna

Ana : jadi kau sudah mendapat no telponnya? (Tanya ana pada mika)

Mika : geleng2 kepala

Rizki : namanya?

Mika : siwon, huwaaa tubuhnya itu loh

Rizki : mulai lagi deh (ngebiarin mika dengan khayalannya)

Mika : eh ayo kita main gunting batu kertas? Yang kalah keningnya dijadikan tempat memecahkan
telor rebus

Rizki&ana : sesejuuuuu



Permainanpun dimulai

Ana : aduhhh pasti aku kalah ni

Dan benar saja setelah ana bergumam seperti itu, dirinya kalah dalam permainan dan keningnya
dijadikan tempat untuk memecahkan telor

Ana : jangan kencang2 ya rizki (pinta ana pada rizki yang akan memecahkan telor di keningnya)

Rizki : tidak akan (senyum evil)

Ana : Awwwww, appo

Mika : giliranku (lonjak2 gembira)

Ana : ya, mika jangan kencang2!!!

Mika : ehmmmm

Braghhhh

Ana : Kyaaaa!!! Mika, kau???? Tunggu pembalasanku (ana mengusap-usap keningnya yang sakit
karena mika sangat kenccang memecahkan telor di keningnya)



-Selesai Makan Telor-

Rizki : (mengguncang2 tubuh ana dan mika dengan mata tertuju pada satu arah)

Ana : kenapa sih kau ini?

Rizki : lihat itu (dengan mata masih tertuju kedepan tanpa berkedip)

Ana&Mika : (serempak noleh kearah mata rizki menatap)

Ana : OMO,

Mika : Aigooooo

Ana : kenapa kita bisa bertemu mereka disini sih? Aishh sialnya

Rizki : huwaaa sebaiknya kita cepat pergi dari sini, jika melihat mereka. Aku jadi malu dan naik
darah jadinya karena masa lalu kita dulu sangat suram

Ana+Rizki+Mika : (ngebayangin masa SMA dulu yang suram, dimana mereka dulu naksir dan sempat
menyatakan cinta dihadapan semua murid kepada guru mereka sendiri. Mika naksir guru olahraga
bernama shim changmin, sedang Ana naksir guru matematika bernama kyuhyun dan Rizki naksir
guru B.Inggris bernama Heechul)

Ana : huwaaa, saat itu kita benar2 menyedihkan (nyenderin kepalanya di bahu rizki)

Mika : kau benar, bukan hanya patah hati karena ditolak, kita juga malu setengah mati waktu itu

Rizki : hmmmm nasib2.

Ana : ne, dari dulu kita memang tidak beruntung dalam urusan percintaan

Mika : iya, sepertinya kita dikutuk

Rizki&ana : hushhh jangan bilang begitu

Mika : lagian, dari dulu kita tidak pernah beruntung dalam masalah percintaan

Ana : sudah ah, aku lapar, lebih baik kita makan saja

Rizki dan mika : ne, kajja

@ tempat makan

Ana : Alhamdullillah, kenyang kenyang kenyang

Mika : ahhh, kajja kita langsung pulang saja. Aku lelah

Rizki : aku juga



@ Rumah masing2

Ana+Mika+Rizki : (sebelum tidur mereka tak lupa berdoa) Ya Allah, semoga saja mala mini kau
mengirimkan dewa cinta padaku yang baik hati, tampan. Amien

Semoga saja ada suatu keajaiban besok pagi. Amin amin amin

Ana+Rizki+Mika: (setelah berdoa mereka tidurr di tempat tidur masing2)



@ di tempat lain (bisa dibilang dunia lain)
Seungho: Lee Joon, Thunder, Mir. Kajja kemari, kalian disuruh untuk menghadap raja

Ketiga dewa cinta yang tampan itupun segera menghadap raja mereka

Joon : ne, rajaku. Yang mulia memanggil kami?

Raja GO : ne, kalian aku tugaskan untuk turun kebumi membantu 3 yeoja agar mendapatkan
pasangan hidup mereka masing2. Setelah kalian menyelesaikan tugas itu sampai selesai. Kalian akan
naik pangkat

Thun : ne rajaku. Akan kami laksanakan

Raja GO: seung ho akan menjelaskan pada kalian apa yang harus kalian ketahui. Sekarang pergilah

3 namja : ne, yang mulia

******

@ paginya

Ana : euhhhh, (bangun dari tidurnya sembari mengucek2 matanya dan …..)

Kyaaaaaaaa (kaget setengah mati saat melihat seorang namja berpakaian serba putih sedang duduk
di tepi tempat tidurnya sembari menatapnya dan sebuah senyuman manis tersungging dibibir
mungilnya)

Ana : nuuguseyo??

Thun : hellooo, aku adalah dewa cinta yang diutus oleh raja ku untuk membantumu menemukan
cinta sejatimu (senyum) * kyaaaa ga bisa bayangin thunder pake baju putih2 passti cute cute cute*

Ana : mwo??? Aku tak mengerti dengan apa yang kau bicarakan (natap namja yang ada
dihadapannya tanpa berkedip)

Thun: bukankah semalam kau berdoa agar tuhan mengirimkan dewa cinta untuk membantumu?

Ana : (inget2 kejadian dia sebelum tidur) ohhhhh, iya aku ingat. Tapi kenapa bisa kau ada disini?

Thun : doamu telah terkabul dan sekarang lebih baik kau siap2 untuk berangkat ke kampus

Ana : eh, darimana kkau tahu aku harus ke kampuz?

Thun : aku sudah tahu segalanya tentangmu. Sudah nanti ku jelaskan lagi

Ana : ah, baiklah (masuk kedalam kamar mandi)



@ Tempat Mika

Joon : aihh, ini yeoja kenapa belum bangun juga sih? (tidur disamping mika sembari menatap mika
yang masih tertidur pulas) tapi kalau dilihat2 dia imut juga, hihihi

Mika : euhhhh (mulai terbangun dari tidur) huahhh jam berapa ini? (masih setengah sadar)

Joon : ja 7.15

Mika : hah??? Sudah siang (bangkit dari tidur) ehhh tunggu, tadi sepertinya aku mendengar suara
(batin mika lalu menengok ke sebelah tempat tidur) kyaaaaaa siapa kau? Sedang apa dikamarku?
Kau maling yah? Atau mau memperkosaku? Kyaaaa oemmaaaa apppaaaaa (teriak2 gaje)

Joon : (membengkap mulut mika agar diam) sstttt jangan berisik

Mika : hmppptttt, euh euh (mencoba menjelaskan tangan joon yang membengkap mulutnya)

Joon : diamlah, aku ini bukan orang jahat ataupun maling seperti yang kau dduga. Aku adalah dewa
cinta yang diutus rajaku untuk membantumu menemukan cinta sejatimu

Mika : (diam. Bengong bego)

Joon : (ngelepasin bekapannnya)

Mika : mwo?? (ngerjap-ngerjapin mata gak percaya) apa aku masih mimpi? (nepuk2 pipinya sendiri)

Joon : aishhh, kau tidak sedang bermimpi. Ini nyata

Mika : tapi kenapa kau bisa ada di tempatku?

Joon : sudah kubilang, rajaku mengirimku untuk membantumu. Apa kau lupa semalam kau berdoa
supaya tuhan menurunkan dewa cinta untukmu?

Mika: (inget2 kejadian sebelum tidur)oh iya yah, jadi ini nyata yah, huwaaa kau tampan sekali

Joon : ehem…. Aku memang sudah tampan dari lahir (senyum2 gaje karena dipuji)

Mika : tapi kenapa kau tidak menemuiku ditempat lain saja? Kenapa harus dikamarku? Dan saat aku
masih tidur? Jika appa melihat ada namja di kamarku. Appa kan meembunuhmu

Joon : tidak usah khawatir, mereka tidak akan bisa melihatku

Mika : wahhh, hebat. Tapi benarkah kau dewa cinta???

Joon : (ngedeketin wajahnya)

Mika : (nutup mata)

Joon : -huuuuuuh- (meniup wajah mika) hihihi kau lucu

Mika : (buka mata, terlihat semburat warna merah merona di kedua pipinya karena malu mengira
joon akan menciumnya) ahhh kau ini, sudahlah aku mau mandi dulu (masuk kedalam kamar mandi,
tapi keluar lagi ) eh, aku belum tau namamu, siapa namamu?

Joon : lee joon

Mika : lee joon? Hmmm, bagus juga mirip member Boyband yang ku suka Doo Joon dari BEAST
(masuk lagi kekamar mandi, tapi keluar lagi) eh, apa kau punya Abs diperutmu?? (pertanyaan
macam apa ini mika??? PLAKHHH)

Joon : eh? Abs diperut? Apa itu Abs?

Mika : kau tidak tahu?

Joon : (dengan wajah polosnya menggeleng)

Mika : haaah, kau kan dari ddunia lain (nepuk2 jidatnya) jadi mana mungkin tahu apa itu Abs. ya
sudah lupakan saja (kali ini bener2 masuk kekamar mandi)

Joon : aneh sekali yeoja itu, tapi dia lucu (joon senyum2 gaje)



@ Tempat Rizki

Rizki : (bangun dari tidurnya) haaahhh, aku masih ngantuk tapi harus pergi ke kampuz, hooooohh
malasnya (duduk di tepi ranjang sembari mengucek2 matanya) hoahmmmm (ketika sedang
menguap matanya tertuju pada seorang namka yang duuduk di tepi jendela kamarnya sembari
menatapnya) kyaaaaaaa, siapa kau? (teriak sembari menarik selimut untuk menutupi tubuhnya)

Mir : kau sudah bangun?

Rizki : Yak!!! Kau siapa? Kenapa ada dikamarku?

Mir : aku ini dewa cinta (senyum)

Rizki : apa? Dewa cinta?? Apa maksudmu?

Mir : coba kau ingat2 lagi, apa yang kau mina tadi malam kepada Tuhan sebelum kau tidur?
(berjalan kearah rizki)

Rizki : (nginget2 kembali) ne, aku ingat…. Tapi apa kau benar2 dewa cinta? Tapi kenapa kau tidak
punya sayap?

Mir : sekarang kan jamannya berbeda

Rizki : ku kira hanya manusia saja yang berubah mngikuti jaman, ternyata dewa sepertimu juga ikut
mengikuti jaman

Mir : iya donk, masa dewa cinta dan sebangsanya kalah sama manusia sih

Rizki : eh siapa namamu?

Mir : Mir

Rizki : semir sepatu??? Hahah aneh sekali (ketawa2 gaje)

Mir : eh sudah sana cepat mandi, bukankah kau mau ke kampus?

Rizki : (tepuk jidatnya) untung kau mengigatkan (turun dari tempat tidur lalu masuk kamar mandi)

********


Back to Ana

Thun : (mengedarkan pandangannyake penjuru ruangan)  eh siapa mereka ini? (liat foto yang ada di
meja belajar ana) hmmmm manusia itu unik ya, eh ini……………

Ana : hei, apa yang sedang kau lakukan? Jangan sembarangan menyentuh barangku tanpa seizinku

Thun : (kaget) ahh, mianhe. Aku hanya lihat2 saja. Oh iya ini apa? Kok bisa mengeluarkan mussik?
Dan boneka ini kenapa terus berputar2? Apa dia tidak pusing berputar2 terus?

Ana : (ketawa terbahak2) itu kotak music, dan boneka itu tidak akan pusing berputar (ketawa lagi)
sudah kajja kita sudah telat. Jadi dewa cinta bantu aku mencari pasangan sejatiku mulai hari ini ya

Thun : baik, sekarang kita kemana?

Ana : ke kampus

Thun : kau tidak sarapan dulu?

Ana : nanti saja, aku sudah telat

Thun : okk (ngikutin ana keluar rumah) kau mau naik apa? Jalan kaki?

Ana : kita naik bis aishhh, apa dewa sepertimu tidak mau jalan kaki? Btw apa kau tidak bisa terbang

Thun : (diem ga jawab)

Ana : eh, kau ini tidak tterlihat oleh orang lain kan?

Thun : tentu, yang bisa melihatku hanya kau

Ana : baguslah, tapi di bus jangan ajak aku bicara ya?

Thun : loh, kenapa?

Ana : bisa2 semua orang mengangapku gila karena berbicara sendiri

Thun : oh iya ya. baiklah

Ana : bagus, eh aku belum tahu namamu

Thun : thunder

Ana : thunder?? Nama yang aneh

Thun : jangan sembarangan. Nama itu kan pemberian dari Raja ku yang paling tinggi pangkatnya
diduniaku

Ana : siapa?

Thun : kuberi tahu kau juga tidak akan mengenalnya

Ana : ishhh, kau ini. eh apa aku bisa menyentuhmu?

Thun : hah?? Menyentuhku?? Bisa kok kenapa?

Ana : boleh ku menyentuhmu?

Thun : untuk apa kau menyentuhku?

Ana : sudah jawab saja boleh atau tidak?

Thun : (nganggukdengan wajah waspada karena takut)

Ana : (perlahan memegang wajah thunder) omo lembut sekali . kulitmu seperti kulit bayi. Pipimu
chubby hidungmu juga lucu (mencet hidung thunder *serasa bel aja nih ana mencet idung dewa*
hehehe)

Thun : awwww, apa yang kau lakukan? (megangin hidungnya yang baru dipencet2)

Ana : hehehe, mian habis hidungmu itu lucu sekali. Pipimu juga chubby (nyubit pipi thunder)

Thun : jangan sembarangan menyentuh tubuhku. Aku tidak suka

Ana ; kenapa? Kan hanya menyentuh bukan mencium. Upppzzz (nutup mulutnya karena keceplosan)

Thun : (natap ana bingung)

Ana : eh itu bisnya datang, kajja kita naik (narik thunder masuk kedalam bis)

 Back To Mika

Mika : hey, apa yang kau lakukan? Kajja, aku sudah hampir telat nih

Joon : jangan memanggilku seperti itu

Mika : eh, emangnya kenapa?

Joon : aku kan punya nama. Jadi panggil saja namaku, jangan hey! Apa itu, huh (mengerucutkan
bibirnya kesal)

Mika : hah, baiklah cupid joon

Joon : mwo?? Kau memanggilku apa barusan?cupid joon?

Mika : ne, wae?

Joon : yah aku tidak suka panggilan itu. Namaku lee joon

Mika : kau kan dewa cintaku jadi aku mau memanggilmu cupid. Jadi terserah aku donk, itu hakku

Joon : aishhh kau ini keras kepala sekali sih

Mika : hehehe, kajja cupid joon kita berangkat

Joon : kajja (dengan malas)

Merekapun naik kedalam bis



Back to Rizki

Mir : kenapa lama sekali sih anak itu, huahhhh membuatku bosan saja

Rizki : mianhe, membuatmu lama menunggu

Mir : untuk kali ini tidak apa2. Tapi lain kali jangan kau ulangi yah, aku tidak suka menunggu

Rizki : aishhh dasar dewa aneh, bukankah semua dewa itu berhati lembut dan sabar?

Mir : hah, itu hanya ada didalam dongeng. Aslinya ya seperti aku ini

Rizki : (geleng2 kepalanyasambil narik Mir )

*********


@kampuz

Ana : kajja turun  (berbisik ditelinga thunder)

Thun : iya iya aku tahu. Tidak usah menarikku seperti ini donk

Ana : (tak mempedulikan ocehan thunder malah terus berjalan sampai ke taman tempat biasa
dimana dia menunggu Mika dan Rizki)

Thun : eh, kenapa kita kesini? Tidak langsung ke kelas? Katanya kau telat

Ana : kita tunggu teman2ku dulu

Thun : teman???

Ana : ne, teman. Wae? Apa kau tidak punya teman?

Thun : tidak apa2 kok

Ana : (ngelirik kearah thunder) eh itu mika datang. Tapi tunggu dia dengan siapa? Namja???

Thun : (menoleh kearah yang sama ) aishhh si lee joon ternyata membantu teman gadis ini toh.
Baguslah jadi ku bisa mengobrol banyak dengannya juga

Mika : anaaaa (hug ana)

Ana : nuguya? (Tanya ana setelah ngelepasin pelukan)

Mika : eh, siapa? Siapa apanya?

Ana : (berbisik di telinga mika) namja yang datang bersamamu

Mika : OMooooo (seteengah teriak karena kaget)

Ana : kau kenapa?

Mika : itu siapa? (nunjuk thunder)

Ana : eh, kau bisa melihatnya?

Mika : maksudmu?

Ana : aku Tanya padamu, apa kau bisa melihat dia (nunjuk thunder)

Mika : (ngangguk)
Ana : lalu siapa yang datang bersamamu? (nunjuk lee joon)

Mika : eh? (noleh kearah joon) kkau bisa melihatnya juga?

Ana : iya, siapa?

Mika : cupid joon, dia dewa cintaku yang akan membantuku menemukan cinta sejatiku. Lalu siapa
dia?

Ana : mwo?? Dewa cinta? Dia juga dewa cinta namanya thunder

Mika&ana : kalian bilang hanya aku yang bisa melihat kalian??? (ucap mereka kompak kearah joon
dan thunder)

Thun : seharusnya memang begitu, namun kalian berdoa disaat yang sama jadi mungkin karena
itulah dia (nunjuk mika) bisa meliihatku juga

Joon ; dan mungkin juga karena kalian bersahabat, sehati, senasib, selalu bersama dan jalan pikiran
dan perkataan kalianpun sama sehingga kalian berdua bisa melihat kami

Ana : apa kalian dari alam yang sama?

Thun dan joon : ne

Ana&mika : garuk2 kepala



Rizki : ana, mika…..annyeong (tiba2 rizki datang tak dijemput pulang tak diantar, hahaha mianhe
rizki)

Thun & Joon : euhh??? (kaget ngeliat Mir yang berjalan dibelakang Rizki lalu saling pandang) tidak
mungkin (ucap mereka bersamaan)

Rizki : Kya!!!! Namja itu (menunjuk thunder dan joon) apa mereka dewa cinta kalian??

Mika : kau bisa melihat mereka

Rizki : (ngangguk)

Ana : dan itu (nunjuk Mir) pasti dewa cintamu

Rizki : kok tahu

Ana : liat saja pakaian mereka hampir sama

Lalu tiga yeoja itu saling pandang

Ana : apa kalian dari dunia yang sama?

Mika : dan kenapa bisa kebetulan sekali

Rizki : aku bingung (garuk2 kepalanya)

Thun: ehmmm akan kami jelaskan

Ana : mwo, kami jadi kalian sudah kenal

Joon : ne

Mika&Rizki : (bener2 bingung)

Joon : (melihat kebingungan di mata Rizki,ana dan mika) baiklah akan ku jelaskan. Sebenarnya kami
dari dunia yang sama, profesi kami juga sama yaitu menolongg orang2 seperti kalian dalam hal
mendapatkan pasangan hidup. Dan aku, Thunder dan Mir bersahabat sama seperti kalian

Ana : tapi kenapa bisa kebetulan sekali ya??

Mir : molla, mungkin karena kalian dan kami bersahabat sehingga Raja GO memerintahkan kami
yang turun membantu kalian

Mika : rasanya mau mati saja (karena benar2 bingung dengan situasi yang dihadapinya)

Joon : kau jangan mati, kau kan belum dapat pasangan. Lagipula sudah jangan bahas masalah ini
lagi. Seiring dengan berjallannya waktu kalian akan lebih mengenal kami

Thun : joon benar

Mika, rizki dan ana : ngangguk2 ngerti terus masuk kelas

Selama perjalanan menuju kelas mereka membicarakan awal pertemuan mereka dengan dewa2
mereka

Rizki : kalian tahu, jantungku seperti mau copot saat bangun melihat Mir sudah ada didalam
kamarku. Ku kira dia penjahat ternyta dia dewa
Mika : aku lebih parah, kalian tahu??? Saat aku bangun dia sudah berbaring disebelahku

Ana&Rizki: mwo?? (kaget)

Mika : dasar dewa nampyeon

Ana : mereka itu benar2 dewa cinta bukan sih?? Tidak memiliki sayap, dan lain-lain. Itu aneh

Mika : ah sudahlah,kita bahas ini nanti. Sekarang ayo kita konsentrasi belajar

Ana&Rizki : ne



@pulang dari kampuz

Ana : kemana mereka?

Mika : mollayo

Rizki : ah, pasti mereka juga sedang ngerumpi

Ana : emanganya dewa bisa ngerumpi ya?
Rizki : (garuk2 kepalanya yang ga gatal)



Lalu datanglah Joon, Thunder dan Mir

3 dewa : kalian sudah selesai?

3 yeoja : (kaget)

Ana : aishhh, kalian ini. mengangetkan kami saja (mukul lengan thunder pake buku)

Thun : siapa suruh kalian melamun

Mika : aku lapar, ayo kita cari makan saja


@ restoran

Rizki : apa mereka tidak memesan makan juga (nunjuk dewa2 yang asyik berdiri seperti bodyguard)

Mika : (geleng2 kepala)

Ana : eh, apa kalian tidak mau makana juga?

Thun : kami tidak makan, makanan seperti itu

Ana : lalu kalian mmakan apa? Ahhh, jangan2 kalian (natap mika dan Rizki dengan ekspresi takut)
kalian makan darah manusia ya?

Rizki&Mika : aaaaaaa (teriak ngeri sambil berpelukan)

Thun : (menjitak kepala ana)jangan sembarangan kau

Mir : kami bukan vampire yang menghisap darah manusia

Joon : kami tidak makan apa2. Sudah cepat habiskan makan kalian

Ana : tapi kenapa kalian bisa hidup tanpa makan apa2?

Thun : kau ini banyak Tanya, kau lupa kalau kami ini dewa. Apa kau pernah lihat dewa maan nasi??

Ana : aku kan hanya mau tahu

thun : kau yeoja bodoh karena nanya mulu

ana : yak, jangan menghinaku

thun : itu fakta

ana : kau belum mengenalku, kenapa sudah bisa mengataiku bodoh??

Thun : aishhh yeoja ini, membuatku…….

Joon : cheondoong sudah jangan marah. Sifat keras kepalamu itu belum juga hilang

Ana : cheondoong??

Thun : (mukul kepala joon)

Mir : kau tidak tahu ya, kalau cheondoong itu nama asli thunder

Thun : ya, diam kau cheol yong

Ana+Rizki&Mika : (geleng2 lihat kelakuan dewa cinta mereka)

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar