WELCOME TO MIKBEL'S CUBE

THE PLACE WHERE I ALWAYS SHARE ALL ABOUT MY FAVORITE THINGS

Minggu, 05 Februari 2012

FF//Nae Kkum//Hoya Infinite

Nae Kkum


Title         : nae kkum
Author       : Rizqi Chul (dengan sedikit tambahan dari aku, mian ya saeng ada adegan yang aku tambahin)
Cast         :
-      Yoon Minyoung
-      Lee Howon atau Hoya Infinite
Genre        : Romance, gaje (?)
Summary    : kau datang dalam mimpiku dan menjadi nyata

“ Arghhhh kalau begini terus, aku benar-benar bisa gila...!!!”
“ ehmm, Lee Howon, tidak bisakah kau tenang? Ini kelas bukan pasar. Tenanglah, jika kau tidak bisa tenang, keluarlah dari kelasku”
Ahhh baboya, karena gadis itu, aku sampai ditegur oleh Park Seonsaenim
“ mianhamnida seonnsaenim, baiklah saya permisi” ku putuskan untuk keluar dari mata kuliah Sastra Korea hari ini, karena percuma jika aku terus didalam kelas, kepalaku pusing, fikiranku tak bisa tenang. Yeoja itu, yeoja itu selalu menghantuiku.
Arghhh bagaimana bisa yeoja itu selalu datang dalam mimpiku? Yeoja yang tak pernah ku kenal bahkan temui sebelumnya. Yeoja yang selalu hadir menjadi pacarku, yeoja cantik ketika senyum terpatri diwajahnya. Eh??? Chamkaman, kenapa aku jadi memujinya begini? -_-a.
@ Halte Bus
“ hahh” sekali lagi aku menghela nafas untuk yang kesekian kalinya dihalte bus ini. Aku berdiri di tepi jalan sembari menunggu bis selanjutnya yang akan datang dengan lesu.
“ ehmmm Sillyehamnida (permisi) jam berapa sekarang?”
Euh? Kudengar suara seorang yeoja bertanya padaku dari samping kananku. Tanpa menatapnya aku menjawab
“ ehmm 09.45 agassi”
“ ahhh geuraeyo? Ehmm.......”
Mwo???? Chamkaman, suara itu?? Sepertinya aku pernah mendengar suara itu. Dalam hitungan detik, setelah beralih aku menatap yeoja itu aku terpaku. Tubuhku membeku dalam sekejap, fungsi kerja otakku seperti terhenti sampai aku tidak tahu harus bagaimana, dan berbuat apa.
“ kk....kka...kau????”
“ kau mengenaliku howon-ssi??”
Mwo??? Apa aku bermimpi??? Yeoja itu, yeoja yang selama 3 bulan ini hadir dimimpiku kini berada tepat dihadapanku dengan menyunggingkan senyum menawannya.
“ ja...ja...., be..benar ini kau??? Ke...kenapa bisa?”
Hyaaa bis yang lelet mempertemukanku pada yeoja yang selalu berada dalam mimpiku. Dan sekarang dia sangat dekat denganku. Ini benar-benar gila!!!
“ aku yoon Minyoung, aku memang yang selalu masuk ke mimpimu” ucapnya lagi-lagi memperlihatkan senyumnya
“ mwo????” arghhh cukup sudah. Aku benar-benar tidak tahan dengan semua kegilaan ini. Ini Gila dan sangat tidak masuk akal!!!
“ howon-ssi, kenapa kau pergi? Kau mau kemana?” aku tidak mau melihatnya, aku tidak mau mempedulikannya, aku sepertinya Gila sampai bisa menganggap yeoja dalam mimpi itu nyata. Aku berlari dan menghentikan sebuah taxi, setelah itu aku segera masuk kedalamnya dan menghempaskan tubuhku di jok taxi.
“ hahhh, apa-apaan ini? Bagaimana mungkin yeoja itu bisa ada di dunia nyata? Masuk ke mimpiku? Kalau dia benar-benar yeoja nyata maka mana mungkin dia mengenaliku dan mengetahui bahwa aku sering memimpikannya?”
@ Hoya’s Room
“ howon-ah, kenapa kau pergi? Padahal dengan susah payah aku datang kemari untuk menemuimu. Dan aku baru bertemu denganmu secara langsung didunia nyata”
WHAT THE HELL IS THIS???
Bagaimana bisa dia sekarang ada dikamarku? Diatas kasur putih kesayanganku? Ohh Tuhannn, sepertinya aku benar-benar sudah Gila!
“ Yak! Yoon Minyoung! Sebenarnya kau itu apa? Manusia? Hantu? Atau Jin?”
“ ak..aku bukan semuanya”
“ mwo? Lalu apa?”
“ aku...aku peri mimpi”
Hey! Ini bukan di dunia dongeng Nona.....Kita di dunia nyata ne? Peri Mimpi? Apa-apaan itu. Michyeoso!!
Aku tertawa “ kau benar-benar lucu. Peri mimpi?? Kau bercanda?” aku tertawa sambil memandangi yeoja berDress putih selutut itu. Mukanya yang polos serta rambutnya yang panjang sebahu, semakin menambah kecantikannya. Eh?? Aku memujinya lagi???
“ jangan mengejekku, padahal di mimpi kau selalu bersikap baik padaku Howon-ssi. Dan aku tidak berbohong (nan Geotjimal aniya...)”
Eoh?? Aku terdiam menatap wajahnya yang berubah menjadi serius. Terlihat dari rahangnya yang mulai terlihat jelas seperti menahan sesuatu dihatinya. Dia seperti kecewa. Apa aku terlalu keterlaluan padanya? Dengan perlahan ku dekati yeoja itu dan duduk disebelahnya dengan masih menjaga jarak.
“ ja..jadi kau benar peri mimpi? Aku bisa menyentuhmu?” dengan lembut dan merendahkan suara aku bertanya padanya. Dia mengangguk pelan lalu menyentuh hidungku
“ aku bisa menyentuhmu” aku tertegun selama ini kami hanya bisa berpegangan tangan, berpelukan, bahkan berciuman di alam mimpi namun kali ini aku benar-benar merasakan sentuhannya
“ tapi...bagaimana bisa kau ada didunia nyata?”
“ aku...aku memohon kepada Raja peri Mimpi agar memperbolehkan aku untuk menemuimu. Itu karena dirimu howon-ah, aku ...aku benar-benar tertarik padamu. Selama aku diberi tugas untuk memasuki mimpimu, aku senang sekali karena kau merupakan namja yang baik dan.....tampan”
‘BLUSH’
OMO! Wajahnya memerah saat mengatakan itu, aku yakin akupun sama. Ahhh dia semakin cantik jika wajahnya memerah seperti itu. Eh?? Aku memujinya (lagi -_-a)
“ ta..tapi apa kau tahu? Aku terganggu. Aku mengira kau itu hantu yang selalu menghantui mimpiku”
Wajahnya terlihat sendu saat mendengar ucapanku
“ mwo? Jinjja? Ahhh mianhae. Kalau begitu kau pasti membenciku?” dia menunduk
Hey!!! Jangan mengambil kesimpulan seenaknya! Kenapa dia bisa berfikiran seperti itu?
“ ah ani. Bukan begitu. Aku tidak membencimu, tidak sama sekali , aku hanya merasa sedikit terganggu. Sudah beberapa bulan ini kau selalu hadir dalam mimpiku. Banyak kenangan indah yang kita lalui saat didunia mimpi dan itu membuatku bingung dengan kehadiranmu didunia nyata” ucapku berusaha menepis pemikirannya
“ jadi kau terganggu dengan kedatanganku didunia mimpi dan juga nyata?”
Yak!! Lagi-lagi dia salah paham
“ bukan.....kau ingat kan? Didunia mimpi kau selalu hadir sebagai yeojachinguku, kita selalu bersama bahkan kita berciuman. Itu membuatku ingin memilikimu secara nyata, itu membuatku frustrasi, aku merasa jatuh cinta pada yeoja dalam mimpi. Dan sekarang kau tiba-tiba hadir dihadapanku dan sangat membuatku terkejut, bahkan sampai berfikir kalau aku benar-benar sudah Gila!”
“ jadi kau juga merasakannya?”
Dalam sekejap dia memelukku. Kini aku benar-benar bisa melakukan hal ini, memeluk yeoja yang kucintai dalam mimpi di dunia nyata. Namun entah kenapa, aku mendorong pelan tubuhnya sehingga ia melepas pelukannya
“ kau tahu? Sudah beberapa minggu ini aku hampir gila karenamu. Kau itu peri bukan manusia jadi lebih baik kau pergi aku tidak mungkin mencintai seorang peri” ucapku agak sedikit kasar, aku tahu pasti ini akan menyakiti hatinya
“ kalau aku berubah menjadi manusia, apa kau akan mencintaiku?” tanyanya polos
“ Tidak mungkin, jadi sebaiknya kau pergi dan jangan pernah ganggu mimpiku lagi!!!” aku membalikkan badan memunggunginya, Astaga Lee Howon apa yang kau katakan, heoh??? Noe Jinjja Paboya, aku balikkan tubuhku untuk melihatnya namun betapa terkejutnya diriku karena peri mimpi itu sudah tidak ada dikamarku. Minyoung sudah tidak ada dihadapanku. Aku mengetuk-ngetuk kepalaku menyadari betapa bodohnya diri ini.
Esok paginya
Aku bangun tanpa semangat, tadi malam aku benar-benar tidak memimpikan apa-apa. Aku tidak memimpikan Minyoung lagi, ia benar-benar tak datang dalam mimpiku. Aishhh apa dia benar-benar marah padaku??
Seminggu berlalu, hidupku benar-benar hampa tanpa kehadiran Minyoung dimimpiku, apa dia meminta pada raja peri agar dipindah tugaskan dari mimpiku? Aishhh Yoon Minyoung Mianhae jeongmal Mianhae. Kembalilah padaku walau itu hanya didalam mimpi peri mimpiku.
“ Jinjja Oppa??? Kau menginginkanku kembali dimimpimu?” aku terkejut setengah mati mendapati peri mimpiku, Yoon Minyoung tiba-tiba berada dihadapanku tepat didepan wajahku. Dan mwo??? Dia memanggilku apa? OPPA????
“ kau???” aku memegang kepalaku
“ kau benar-benar membuatku gila”
“ waeyo oppa???” tanyanya polos masih memanggilku dengan embel-embel oppa
“ itu karena ‘KAU’ tahu??? Bagaimana tidak membuatku gila? Kau hadir dikehidupan mimpiku, datang kedunia nyata, lalu tiba-tiba menghilang begitu saja dari mimpiku dan sekarang kau kembali lagi didunia nyata”
“ kau fikir aku tidak sama sepertimu, aku juga merasakan hal yang sama gilanya denganku. Dulu ketika aku menemuimu didunia nyata, aku sudah memohon pada raja Peri Mimpi agar menjadikan aku manusia seutuhnya jika pria yang kucintai mencintaiku juga. Tapi ternyata kau malah.......”
GREBBBB
Aku memeluknya
“ mianhae jeongmal mianhae, jangan pergi lagi. Baik didunia mimpi atau nyata. Aku mencintaimu Yoon Minyoung sangat sangat sangat mencintaimu”
“ jinjja oppa?” aku melepas pelukanku lalu memegang kedua pipinya
“ ne, jadi jangan coba-coba untuk pergi dariku”
“ tapi oppa, aku tinggal dimana nantinya?”
Aku mencoleh hidung mancungnya
“ tentunya disini dirumahku selamanya”
“jinjja?”
“ ne tentu saja Chagiya.....Gomawo sudah memanggilku oppa”
~Chuuu~
Kukecup bibirnya lembut, Nae Kkum (mimpiku) kau hadir dalam mimpiku dan membuatku gila karena cintamu. Kini kau hadir menjadi nyata dalam hidupku dan menyembuhkan kegilaanku. Gomawooo untuk semuanya selamanya aku akan mencintai dirimu, akan kujaga kau selamanya wahai peri mimpiku yang cantik. Hadirlah di mimpi dan dunia nyataku selamanya. Peri mimpiku Yoon Minyoung
-END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar