Joon menghentikan aksinya, namun minyoung malah menarik joon agar melumat bibirnya. Joon menuruti permintaan
minyoung. Lalu sembari mencium bibir minyoung tangannya kembali bergerilya dibuah dada minyoung. Tangannya
meremas buah dada minyoung yang makin mengeras dan mebesar dari ukuran sebelumnya. Tangan minyoungpun tak
hanya diam, ia mulai melepas pengait branya sehingga joon bisa meremas buah dada minyoung lebih leluasa.
Merasakan sensasi kekenyalan buah dada joon, entah mengapa ia merasa celananya makin sempit. Ia pun melepas
pautan bibirnya tapi tangannya tetap meremas bahkan sudah berani memelintir puting minyoung yang berwarna pink
kemerah-merahan itu.
Soohyun yang awalnya tidak mau melihat adegan syur tersebut tidak tahan juga dan akhirnya melihat minyoung tengah
terangsang dengan menggigit bibir bawahnya.
“ ssttttt…joon-ah. Aku sudah tidak kuat. Aku mau pipis” teriak minyoung lalu pergi kekamar mandi. Joon menghampiri
soohyun.
Soohyun mengernyitkan dahi saat minyoung bilang dia ingin pipis, karena ia tahu itu bukan air seni, melainkan tanda
kalau dia sudah mulai basah
“ soohyun-ah, kenapa aku merasakan sesak pada celanaku ya?” Tanya joon polos (ini polos atau bodoh???)
Soohyun lagi-lagi harus mengulum senyum tadi ia dibuat senyum oleh tingkah minyoung sekarang joon, ia lalu menunjuk
bagian bawah joon
“ adikmu itu butuh oksigen. Jadi nanti setelah minyoung keluar dari kamar mandi kau harus melakukan ini
“ pstttt,……sssttt……” soohyun kembali membisikan sesuatu ditelinga joon
“ mwo??? Memasangkannya bagaimana? Kenapa harus berdua? Berarti nanti dia melihat juniorku donk?” (ampuuun deh
mas yang satu ini dudul banget deh) kaget joon karena soohyun menyarankan padanya agar nanti pas memasang
kondom harus dilakukan berdua dengan minyoung, kata soohyun itu romantis.
“ joon-ah, kau begitu kaku. Harusnya saat kau menciumi minyoung tanganmu itu bergerilya kemana saja. Ku suruh kau
meremas buah dadanya bukan berarti kau stagnan disitu. Ciumi juga buah dadanya kalau perlu sekujur tubuhnya kau
jamahi. Minyoung tadi mulai terangsang namun kau tidak buru-buru menancapkan juniormu ke sarangnya”
“ ah, sarangnya?” Tanya joon bingung
“ maksudku kemaluannya”
Joon makin tidak mengerti dengan penjelasan soohyun, soohyun yang kesal dengan kebodohan joon menjadi tidak
sabaran mengajarinya. Soohyun lalu memanggil minyoung yang berada dikamar mandi, namun karena minyoung hanya
mengenakan cd saja ia malu untuk keluar.
“ lihat aku, nanti kau praktekan pada minyoung ya”
Dengan bodohnya joon hanya mengangguk
Soohyun kemudian menghampiri minyoung lalu menariknya keluar dari dalam kamar mandi, sebelum dirinya disemprot oleh
ocehan minyoung, soohyun mencium bibirnya. Membuatnya terdiam. Joon yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa
membuang muka. (ambil nafas lagi, ampuuuuun ampuuuunnn yeoja macam apa aku ini ngebayangin hal begituan.
hahahaha)
Soohyun mengangkat tubuh minyoung lalu membaringkannya di ranjang, kemudian soohyun membuka bajunya dan
kembali menciumi minyoung yang rupanya masih terangsang akibat permainan joon tadi. Kini tangan soohyun meraba
perut minyoung lalu beralih kabuah dadanya meremasnya lalu memelintir putingnya yang kembali mengeras. Ciuman
soohyun beralih kebawah menyesap kuat leher jenjang minyoung hingga membuat tanda kemerahan disana
“ akhhhh, soohyun-ah appooo” lenguh minyoung, joon yang mendengar desahan mimyoung mau tak mau harus
menyaksikan pemandangan yang mengiris hatinya tapi juga membuat juniornya kembang kempis
Setelah puas dengan leher jenjang minyoung, ia sebenarnya ingin melumat putting minyoung yang manantang batinnya,
namun ia masih ingat joon. Jadi ia tak jadi melakukan itu, ia menoleh kearah joon lalu mengisyaratkan agar joon nanti
melakukan hal itu pada minyoung. Lalu soohyun membuka celananya dan memperlihatkn juniornya yang juga sudah mulai
mengeras.
Minyoung kaget dengan apa yang dilakukan soohyun, ia berteriak, namun dengan sigap ia kembali mencium bibir
minyoung lalu meremas buah dadanya. Membuat yeoja itu kembali melemas dengan perbuatan soohyun.
Namja bernama soohyun itu kembali menoleh kearah joon, ia kemudian menggesek2an juniornya ke bibir kemaluan
minyoung yang kembali basah.
“ joon-ah, sebelum kau melakukan ini. Ingat pasangnya berdua lalu kau tancapkan kesini. Ok???” joon hanya
mengangguk, soohyun menghentikan aktifitas juniornya lalu berdiri dan menghampiri joon. Minyoung yang tengah
dibakar birahi, lantas meremas dadanya sendiri sambil terus mendesah (mati gue.........)
“ sekarang kau mengerti kan? Kajja lakukan apa yang tadi kulakukan dan maaf atas perbuatanku pada minyoung” ucap soohyun menyesali perbuatannya
Joon yang niatnya memang ingin memukuli soohyun, tidak jadi melakukan hal itu. Karena semua ini adalah keputusannya
membawa soohyun kedalam permainan cintanya bersama minyoung. Ia menepuk bahu soohyun
“ gwaenchana, terima kasih karena kau mau mengajariku”
“ joon-ah, ppali aku sudah tidak tahan” teriak minyoung yang tak bisa menahan hasratnya
Joonpun tersenyum lalu kembali menaiki minyoung, tanpa basa-basi lagi ia membuka celanaya dan menancapkan junior
yang sudah ia pasangi kondom sendiri di kemaluan minyoung
“ akhhhh joon-ah sakitttt” teriak minyoung
“ joon pelan-pelan” ucap soohyun memperingatkan joon, namja itu menurut kini ia menggerkkan pinggulnya perlahan
berusaha memasukkan juniornya agar masuk sepenuhnya. Minyoung merasa tubuhnya bergetar hebat di Setiap
hujaman-hujaman junior joon di miliknya.
“ sstttt joon-ah. Aku mau pipis”
“ aku juga, tapi kata soohyun kita keluarin disini aja”
“ ga mau, aku mau kekamar mandi”
“ minyoung-ah jangan kekamar mandi” seru soohyn
“ tapi aku mau pi……akhhhhhhhhhhhhhh pis”
Badan minyoung menegang tak kala joon juga mengalami kenikmatan luar biasa. Untungnya ia memakai kondom sehingga
air cintanya tidak menyirami rahim kecil milik minyoung.
Setelah badan keduanya menegang, akhirnya joon terkulai diatas badan minyoung. Begitu juga minyoung
“ selamat ulang tahun joon-ah” saat minyoung melirik jam yang tertengger di dinding yang menunjukan tepat pukul 12
malam
“ gomawo chagi, kau tahu ini merupakan kado paling istimewa yang pernah aku rasakan” joon memeluk tubuh minyoung
erat lalu mengecup keningnya
“ ne, aku senang kau suka. Tapi ingat ya, kau harus menikahiku kalau sudah besar nanti” protes minyoung sambil
menujuk muka joon dengan telunjuknya
“ pasti. Aku boleh melakukannya sekali lagi? Sepertinya aku menginginkannya lagi” ucap joon
“ mwo??? Andweeee aku lelah”
“ baiklah, besok saja bagaimana?”
Minyoung menggeplak kepala joon
“ jangan kira setelah ini aku mau memberikannya padamu lagi. Cukup ini, karena kau tidak tahu rasa sakitnya”
“ ne,ne aku akan melakukannya lagi. Setelah menikah” joon mengeratkan pelukannya, minyoungpun membenamkan
kepalanya didada joon. Mereka hampir saja melupakan soohyun, minyoung melepas pelukan joon lalu bangun sambil
membungkus tubuh polosnya dengan selimut dan menghampiri soohyun
“ soohyun-ah, gomawo” ucap minyoung
“ untuk apa?” Tanya soohyun bingung
“ mengajari si pabo itu” sahut minyoung sambil melirik joon
“ joon-ah boleh kuberi soohyun hadiah. Karena ia telah sukses mengajarimu?” Tanya minyoung
“ terserah kamu saja chagi”
Minyoung tersenyum, ia lalu memegang lengan soohyun lalu menariknya agar mendekat, minyoung menjijitkan kakinya
lalu mengecup bibir soohyun sekilas
“ itu hadiah dariku” minyoung berlalu dari hadapan soohyun yang terbengong-bengon. Begitu juga dengan joon
“ ya, minyoung-ah, kau mau menggoda soohyun,huh???” teriak joon
Flashback End
Ketiganya mengulum senyum mengingat kejadian 10 tahun yang lalu, terlebih minyoung yang menunduk dan beringsut ke
dada lee joon suaminya
“ kau tahu joon-ah, kau sangat bodoh waktu itu” ujar soohyun
“ iya aku tahu, tapi sebenarnya aku ingin sekali memukulmu saat kau tiba-tiba mencium serta menggerayangi tubuh
minyoung”
“ mianhe” ucap soohyun
“ sudah-sudah kalian membuatku malu” seri minyoung yang masih berada di dada joon sambil menutupi wajahnya yang
memerah. Joon menyentuh tangan minyoung lalu meletakanya di pipinya
“ kau masih malu dengan suamimu sendiri,huh? Sekarang aku telah buktikan kan, kalau aku akan menikahimu” minyoung
tersenyum lalu memeluk suaminya itu
“ ehemmm” soohyun berdehem karena merasa terasingkan
“ oh, mianhe soohyun-ah. Jadi mulai saat ini jangan kau goda-goda minyoung lagi. Sekarang dia milikku seutuhnya”
Soohyun tersenyum kecut
“ iya aku tahuuu,senangnya dirimu yang akan melakukan malam pertama lagi”
“ ini bukan malam pertama bagiku ,minyoung dan juga kau kalau kau nanti menikah tapi kedua” seru joon memperat
pelukannya pada minyoung
“ soohyun-ah, cepatlah kau mencari istri” soohyun kembali tersenyum kecut mendengar perkataan minyoung. Karena
sebenarnya yeoja yang ia cintai itu hanya minyoung, namun demi persahabatannya ia rela memberikan minyoung pada
joon.
“ joon-ah, boleh kuberi hadiah pada minyoung, sebagai ucapan selamat atas pernikahan kalian” soohyun meminta izin
pada joon, joon mengagguk walaupun pada akhirnya ia menyesali perbuatannya karena ia tahu hadiah yang diberikan
soohyun pada minyoung adalah sebuah ciuman
“ yak, shin soohyun. Kau masih mau menggoda istri orang,huh???”
END
Huwaaaaaa, sumpah ni FF gaje banget. Tapi aku suka karena yang jadi castnya adalah 2 namja yang tengah
membuatku tergila-gila, karena absnya keren. Hayoooo hayooo yang belum pernah liat absnya soohyun ma lee joon.
Tidak disarankan untuk melihatnya karena bisa-bisa kalian jadi suka juga lagi, hahahahah
Btw gomawo buat yang udah mau baca, untuk saran dan kritikannya saya tunggu loh
SooHyun U-Kiss, Huwaaa aku lagi tergila-gila sama dia
Lee Joon, suami ketigaku setelah TOP dan Changmin


