ide pembuatan FF ini gara2 aku sering didatengin changmin lewat mimpi, mungkin dy marah karena aku ga pernah buatin FF khusus buat dy.
he3x
Title : Don't Give Me Promise
Author : still me, Mika Bellamy si Author Supe
Cast : Shim Changmin, Mika Bellamy and all member DBSK
DGMP
Suara riuh yang sedari tadi menggema di studio salah satu stasiun televisi terkenal lama kelamaan menghilang karena pertunjukan dari ke 5 namja tampan DBSK telah berakhir 2 jam yang lalu. namun seorang yeoja cantik masih setia duduk diantara bangku penonton yang hampir seluruhnya telah kosong, yang tertinggal hanya beberapa crew yang berlalu lalang membenahi studio.
yeoja cantik itu tertunduk sambil terus memandangi layar poselnya, sampai sebuah panggilan masuk. tertera
dalam layar ponselnya " Changmin Pabo calling" yeoja itu menekan tombol hijau pada ponselnya
" ya... PABOOOO. sampai kapan aku harus menunggumu?' rungut yeoja itu kesal
" mianhe Raina, sepertinya acara kita malam ini batal"
" Lagi????? ya shim changmin, sudah berapa kali kau selalu membatalkan acara kita?"
" mianhe chagi..."
yeoja cantik yang ternyata bernama Raina itu menghela nafasnya panjang
" ya sudah... aku pulang saja ya??? kau jangan lupa makan hanya karena jadwalmu yang sangat padat itu. jaga kesehatanmu juga ya, jangan lupa minum vitamin, annyeong changmin pabo"
klik
raina menekan tombol merah mengakhiri pembicaraannya dengan changmin, calon suaminya itu. ia memandang sekeliling studio yang kini telah sepi, terlihat jelas dari raut wajah raina kekecewaan yang teramat dalam. jelas ia kecewa karena calon suaminya yang merupakan salah satu member Boyband terkenal dikorea terlalu sering membatalkan janjinya. entah janji untuk dinner bersama ataupun janji hanya untuk menemani raina ke toko pakaian pengantin untuk fix baju pengantinnya.
@ Back Stage,
Tepatnya Ruang Make Up all Member DBSK
Seluruh member DBSK terlihat puas dengan penampilan mereka di sebuah acaraa di salah satu stasiun televisi tersebut, kecuali 1 orang yaitu Shim Changmin, magnae DBSK ini terlihat muraam setelah acara berakhir. yunho si Leader DBSK menepuk pundak changmin pelan dan menanyakan perihal Keadaannya
" Aku baik2 saja Hyung" jawab Changmin sambil memperhatikan cincin pertunangannya dengan Raina yang melingkar di jari manisnya.
" apa ini karena Raina, karena belakangan ini aku jarang melihat calon istrimu yang cantik itu??" tebak
yoochun
" Iy, aku setuju dengan Hyung. apa kau ada masalah dengannya?? kau seperti menghindari Raina akhir2 ini"
junsu angkat bicara
Changmin menghela nafasnya dalam-dalam
" sepertinya..... " menghentikan kata-katanya memejamkan matanya sejenak dan kemudian dengan satu tarikan nafas panjang
" Sepertinya, aku akan membatalkan pernikahanku dengan Raina" ucap changmin Mantab yang sukses membuat all member DBSK membelalakan matanya tanda tak percaya dengan ucapan gila yang barusan Magnae mereka katakan.
" YA!!! SHIM CHANGMIN KAU SUDAH GILA YA???" bentak Jaejoong
di sahuti dengan pertanyaan2 dari member lainnya tak terkecuali sang leader yunho. namun changmin hanya menelan ludah, kepalanya terus ditundukan. tak ada sepatah katapun yang keluar dari bibirnya walaupun ia terus2an diberondongi pertanyaan2 yang memojokan dari Hyung2nya.
SEBULAN KEMUDIAN
Raina Mendial nomor ponsel Changmin berkali2 namun hasil yang ia dapat selalu sama yaitu tidak ada jawaban. puluhan bahkan ratusan sms raina kirimkan namun tak ada satupun yang terbalaskan. Raina menatap foto dirinya bersama Changmin sedang tertawa lepas ketika mereka melakukan foto Pre wedding
" ya, Changmin Pabo. aku merindukanmu, kenapa kau tak angkat telponku atau hanya sekedar membalas smsku. sebegitu sibuknya kah kau sampai tak bisa melakukan itu semua?? Dasar Changmin Pabooooo" ucap raina sambil menahan air matanya.
****
Yunho melirik changmin yang sebulanan ini terlihat murung, padahal sebelumnya ia tak pernah begini. namun semenjak acara di stasiun Tv itu, changmin jadi sering melamun sambil memegangi cincin pertunangannya. yunho mencoba mencari tahu apa yang membuat sikapnya berubah seperti ini dan juga perihal kata2nya yang ingin membatalkan pernikahannya dengan Raina. yunho menepuk pundak changmin, lalu duduk disamping changmin
" Maukah kau membagi ceritamu pada hyungmu yang satu ini cahangmin ssi?"
changmin tersenyum getir atas perhatian yunho, matanya mulai berkaca2. sepertinya ia memang sudah tidak kuat lagi menanggung masalah yang selama ini ia tutupi dari hyung2nya.
" hyung......" changmin mulai berkata2, yunho manatap lekat mata changmin
" Aku tidak mau menyalkiti perasaan raina lagi, sudah cukup selama ini aku jadi pacar yang tidak pernah memberinya kebahagiaan. yang bisa kulakukan hanya memberinya janji yang tak pernah bisa kutepati. aku selalu membuatnya selalu menunggu dan menunggu, selalu membuatnya kecewa dengan janji2 yang tak pernah bisa kutepati. aku tak mau jadi calon suami dari seorang perempuan yang amat mencintaiku. aku tak mau menyakitinya lebih dalam lagi, hyung....." isak changmin
Yunho memeluk tubuh dongsaenganya yang sedang rapuh itu, (aishh abang yunho perhatian sekali ya)
" changmin ssi, jangan hanya karena kau tak bisa menepati janji2mu terhadap raina karena jadwal kita yang padat. kau membuat keputusan untuk meninggalkannya. dengan menjauhinya seperti ini kau malah menyakiti perasaannya...aku tahu kau sangat mencintai raina dan ku rasa raina pun mencintaimu lebih dari dirimu mencintainya"
changmin memandang wajah yunho, sambil berusaha mencerna setiap kata2 yang keluar dari hyungnya itu. lalu tangisnya pun pecah
" CHANGMIN PABOOO... Pabo.. PABO"
changmin menyesali perbuatanya selama ini pada raina, yunho kembali menepuk pundak dongsaengnya itu.
" Kau Tahu Changmin ssi??? masih belum terlambat untuk memperbaiki semua ini. pergilah temui raina, minta maaflah, besok kan kita libur. buatlah besok menjadi hari yang indah untuknya.
Changmin ssi HWAITING!"
****
Ting Tong
Bel di apartemen raina berbunyi, ia yang sedang berada di dapur mencuci piring bergegas menuju pintu. raina membukanya tapi tak ada seorangpun disana yang ada hanya sebuket bunga liliy warna putih kesukaan raina.
Raina mengambil bunga lily tersebut dan ada selembar kartu ucapan yang menempel, raina membacanya
" mianhe chagi, changminmu yang 1 ini memang pabo"
begitulah kata - kata yang tertulis di kartu ucapan itu.
Raina yang selama ini berusaha untuk tidak terus2an memikirkan changmin yang tak ada kabarnya sebulan ini, jadi teringat lagi akan kekasihnya itu.
" Changmin kau memang Pabo!!" lirih raina yang lagi2 matanya mulai berkaca2. Raina membalikkakn tubuhnya hendak masuk ke dalam apartemennya namun langkahnya terhenti ketika tiba2 seseorang memeluk tubuhnya dari belakang, menyibakan rambut panjangnya dan membisikan sesuatu kata di telinga raina.
" apakah si pabomu ini masih bisa memperbaiki semua kesalahannya?"
raina membalikan tubuhnya, pinggangnya masih dipegang mesra oleh seseorang yang mengaku sebagai pabo itu. ia kemudian menggetok kepala orang itu
" ya!! changmin Pabooooo....... kemana saja kau selama ini???" tanya raina sambil memukul-mukul dada bidang changmin
" ya, Raina. sekarang kan aku sudah dihadapannmu, harusnya kau memelukku dan memberikan ciuman padaku" sahut changmin menunjuk2 bibirnya
" ANDWEEE!!!..... kau tahu?
kau membuatku hampir gila beberapa bulan belakangan ini, kau tahu? seberapa sering aku menangis hanya karena memikirkanmu, kau tahu?....."
kata2 raina terputus karena bibir lembut changmin membekap bibirnya, Raina ingin mengelak dari ciuman tersebut tapi hatinya berkata lain, ia rindu ciuman changmin, sangat rindu. ia memang tak membalas pautan bibir changmin tapi ia membiarkan changmin merasakan bibirnya.
1 menit, 2 menit.......10 menit berlalu, akhirnya ciuman itu berhenti
" mianhe chagi....." ucap changmin menyibakan rambut raina kebelakang telinga raina
" aku tahu permintaan maaf tak kan cukup untuk melunasi semua kesalahanku padamu. tapi mulai sekarang aku akan berusaha menjadi calon suami yang baik untukmu" changmin meneruskan kata2nya sembari membekap pipi raina dengan kedua tangannya. dan menatap dalam kedua bola mata raina
" aku memaafkanmu paboooo..... tapi Shim Changmin!!! jangan pernah berjanji kalau kau tak bisa menepatinya" gerutu raina yang sudah tak bisa membendung lagi air matanya. Changmin tersenyum getir melihat kekasihnya menangis, ia mengusap lembut air mata yang mengalir di pipi raina.
" baiklah, aku tak akan berjanji lagi tapi akan ku ku tunjukan bahwa ku bisa menjadi yang terbaik untukmu"
" ya!! pabo, kau berjanji lagi????"
Changmin memeluk tubuh raina erat, seakan ia tak akan membiarkan kekasihnya itu menangis lagi hanya untuknya, raina membalas pelukan changmin
" saranghae raina"
" na do saranghae pabo..."
END
finally finish juga ni FF dadakan, gara2 si changmin selalu dateng ke mimipi author.
heheheh
komen komen komen lah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar