WELCOME TO MIKBEL'S CUBE

THE PLACE WHERE I ALWAYS SHARE ALL ABOUT MY FAVORITE THINGS

Minggu, 24 April 2011

FF Your Kindness Makes me hurt

Title            : Your kindness Makes Me Hurt
Author         : Mika Bellamy
Cast            :
-      Shim Changmin as Max Changmin
-      You as Park Raina
-      All Member DBSK
-      Lee Young Ah

Ku mohon, jangan kau lepaskan cinta ini bersama gugur daun dan selembar mimpi di luar tidurmu. Yang membuat tatapmu jadi jauh terhalang oleh batas cakrawala. Akhirnya tinggal berita sendu tanpa mimpi, menimbulkan segala sunyi dan yang tertinggal hanya bisikmu yang tertangkap oleh sang matahari.
“  Max, aku tak bisa lagi bersamamu “ ucap seorang gadis cantik yang matanya tengah membendung butiran-butiran jernih air mata.
“ wae?? Bisakah kau jelaskan kenapa kau tak bisa lagi bersamaku?” Tanya seorang pria yang wajahnya terlihat gelisah menanggapi ucapan dari gadis tadi yang merupakan tunangannya.
Gadis itu menghela nafas, ia melirik pria tampan di depannya dan dipandangnya lekat kedua mata pria tersebut
“ aku benci dengan sikap baikmu, kebaikanmu membuat ku terluka”



~ flash back ~
Gadis cantik itu tengah berjalan riang di lorong kantor tempat seseorang yang dicintainya bekerja. Senyum selalu terukir disudut bibirnya yang berpoleskan gincu warna merah muda.
“ ya, Raina. Kau datang ingin menemui max ya ?” Tanya seorang pria tampan berkulit putih dan mempunyai warna bibir yang merah merona, membuat orang yang melihatnya sering kali terkecoh dengan status identitasnya sebagai wanita atau pria. Dibilang pria dia terlalu cantik, namun di sebut wanita dia mempunyai badan atletis seperti pria macho pada umumnya. Itulah kim jaejoong pria cantik sahabat sekaligus partner kerja tunangannya max di Boyband terkenal DBSK.
“ oh, jae oppa. You know me so well “ jawab gadis yang ternyata bernama raina itu sambil terkekeh
“ kau tahu dimana dia oppa?” Tanya raina
Jae menaikan bahunya tanda tak tahu
“ ne, baiklah oppa. Aku pamit dulu ya, ingin mencari si jelek itu” ucap raina meninggalkan jaejoong
“ ya, raina. Orang yang kau sebut jelek itu tunanganmu!” seru jae
“ ne, ara oppa “ jawab raina sambil sedikit berteriak
Daaan BRUK
Raina meringis kesakitan karena tubuhnya tertubruk sesuatu yang lumayan besar
“ mianhe, raina. Gwenchana?” Tanya orang yang telah menabrak raina
Raina menatap orang yang menabraknya
“ aish, yoochun oppa. Aku ini tak terlihat dimatamu ya?” sungut raina sambil memajukan bibirnya
“ mianhe, kau terlalu imut jadi aku tak melihatmu. Apa lagi ketika kau jalan dengan tiang listrik itu, kau seperti semut yang berada disampingnya”
“ aishh, oppa!! Kau ini” raina memukul bahu yoochun pelan
“ aku hanya bercanda raina”
Lalu datanglah pria tampan lain yang tiba-tiba ikut nimbrung percakapan antara raina dan Yoochun
“ raina, kau bawa apa kesini? Aku merindukan sushi buatanmu” ujarnya sambil melirik tangan raina
“ aishhh, kau tak bawa apa-apa ya?” sambungnya lagi
Raina melebarkan matanya
“ ya!! Junsu oppa. Jadi selama ini kau selalu mengharapkan kedatanganku kesini hanya karena sushi ku ha?? Tanya raina dengan muka kesal
Junsu terkekeh melihat muka kesal raina, lalu mengacak-acak rambutnya
“ ah, andai saja kau bukan tunangannya max. aku akan menikahimu terlebih dahulu”
“ ANDWEE!!! Aku juga mau” sahut yoochun
“ SHIROOO, raina harusnya jadi milikku” teriak seseorang dari kejauhan
Mereka bertiga melirik ke sumber suara, ternyata yang berteriak itu adalah Yunho si leader DBSK yang tampan dan berkharisma.
Yunho berlari mendekati raina
“ ya, raina seharusnya kau itu milikku” ucapnya lagi
Dan dimulailah pertengkaran diantara member DBSK tersebut, raina hanya bisa menggeleng melihat kelakuan oppa-oppanya
“ ya, oppadeul semuanya. MAAF ya, raina yang cantik ini hanya milik MAX CHANGMIN seorang” ujar raina
Perkataan raina sontak membuat ke3 pria Cassiopeia terdiam lalu memanyunkan bibirnya
“ beruntung sekali, si evil magnae kita itu” ucap yunho, sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
Raina terkekeh, tawanya terhenti ketika ia teringat tujuan utamanya datang ke kantor SME ini adalah untuk menemui max. ia memohon pamit pada yunho, yoochun dan junsu untuk mencari changmin.

Aku menerima sebuah kebenaran yang belum pernah ku bayangkan, sehingga ketika kebenaran itu terungkap, aku berseru dengan desahan panjang disertai isak tangisan. Kenapa aku terjerat dalam sebuah jurang yang membuat mata hatiku menjadi nanar, akibat dari keteledoranmu  akan jiwa yang khilaf sesaat. Arghhh………. Kotor dan memuakan
@ Salah satu Ruang Tempat latihan dance DBSK
Seorang gadis terlihat menagis tersedu di depan seorang pria tinggi dan tampan, gadis itu terus saja menangis tanpa mempedulikan wajah pria yang berada didepannya terlihat panik luar biasa
“ ya, young ah. Kau kenapa?” Tanya pria tinggi itu
Namun gadis bernama young ah itu tidak menjawab pertanyaan pria  tersebut, ia terus-terusan saja menangis.
Tanpa sadar pria tinggi itu menghapus air mata yang mengalir di pipi gadis yang bernama young ah. Gadis itu menatap pria tinggi tersebut
“ oppa, boleh kah aku menciummu?” Tanya young ah tiba-tiba disela isakan tangisnya
Pertanyaan young ah sontak membuat pria tinggi itu membelakakan matanya, tak percaya dengan apa yang barusan gadis itu katakana.
“ ya young ah, kau ini kenapa?” tanyanya lagi
“ aku hanya ingin dapat dicium oleh seseorang yang tak dapat aku miliki. Orang itu adalah oppa, sejak mengetahui oppa sudah bertunangan dengan raina. Hatiku hancur oppa”
“ ta.. tapi.. tak seharusnya kau meminta itu padaku young ah”
Gadis itu menunduk
“ sekali saja oppa, seterusnya aku akan melupakanmu selamanya”
Changmin terdiam sejenak, entah kenapa otaknya tak dapat jernih berfikir saat ini, young ah mengambil kesempatan ditengah kebingungan yang changmin rasakan. Ia mengalungkan tangannya ke leher changmin perlahan wajahnya mendekat dan
Chuuu ~
entah kenapa changmin tak mengelak dari ciuman yang tak seharusnya ia terima. Seperti yang telah di gambarkan diatas otaknya tak dapat berfungsi secara normal, ia seperti di tarik oleh satu kekuatan dari young ah yang membuatnya tidak bisa mengelak dari ciuman yang diberikan gadis itu.
Braaagggg!!!!
Terdengar suara benda jatuh dari arah pintu masuk ruangan tersebut, dan suara tersebut mengagetkan changmin dan young ah yang tengah menautkan bibir satu sama lain.
“ Raina!!!” pekik changmin
~ Flashback end ~
Changmin mencoba bersikap tenang menghadapi raina yang dilanda perasaan cemburu padanya, ia terus menjelaskan perihal ciuman itu kepada raina, tapi raina tetap tidak terima dengan penjelasan changmin. Baginya seorang lelaki yang sudah bertunangan pantang melakukan hal seperti itu dengan gadis lain. Walaupun itu bisa di bilang khilaf
“  young ah sedang sedih raina, jadi aku harus menghiburnya” jelas changmin
“ menghibur dengan sebuah ciuman??? Kau tahu max changmin? Young ah itu menyukaimu jadi bisa saja dia hanya memanfaatkan kebaikan mu” seru raina
“ raina, young ah menciumku sebagai permintaan terakhirnya, katanya setelah itu ia akan melupakan aku”
“ kalau dia mengajakmu tidur, apa kau juga akan menurutinya, huh???” ujar raina dengan nada tinggi
Changmin melebarkan pupil matanya, perkataan raina seakan menohok tepat kejantungnya, ia merasakan kalau matanya panas dan siap mengeluarkan lahar air mata. Tapi changmin berusaha untuk tidak menangis di hadapan orang yang amat dicintainya, ia tak mau dipandang cengeng atau terlalu rapuh oleh raina hanya karena masalah salah paham ini.
“ rainaaa…..kenapa kau berkata seperti itu? Itu tidak mungkin terjadi. Kau tau aku melakukan itu karena aku ingin membantunya untuk melupakan aku”
Raina mendengus kesal, lagi-lagi alasan changmin mengindikasikan kalau perbuatannya tadi adalah sebuah konsteliasi dari sebuah kebaikan yaitu bantuan yang diberikan changmin agar young ah melupakannya.
Raina telah mengambil sebuah keputusan yang mungkin membuatnya tak bisa berhenti menangis selama sehari 2 hari atau bahkan sebulan, keputusan yang mungkin akan dia sesali, keputusan yang bisa membuat changmin pria yang sangat dicintainya tersakiti. Ia melepas cincin tunangannya lalu memberikannya kepada changmin.
Changmin menatap nanar cincin itu, hatinya sekarang benar-benar hancur. Ia tak percaya hanya karena ia memberikan sebuah ciuman perpisahan kepada young ah, raina mengembalikan cincin tanda cinta mereka selama 4 tahun.
“ raina……pikirkan kembali keputusan mu” cegah changmin
Raina menggeleng
“ keputusanku sudah bulat max, aku tak bisa lagi bersamamu”
“ wae?”
“ sudah ku jelaskan tadi, aku takut kebaikanmu terhadap perempuan lain terus menyakiti perasaannku. Biarlah jika kau menganggapku perempuan egois. Aku terima itu, tapi kalau harus terus menanggung perasaan cemburu karena sikap baik mu terhadap perempuan lain. Aku bisa gila max”
Changmin menatap raina dengan tatapan tak percaya, ia mencoba mengenggam tangan raina, tapi raina menepisnya. Sedetik kemudian raina sudah berada di pelukan pria tinggi tersebut, karena changmin menarik tubuh raina sehingga jatuh kedalam pelukannya.
“ raina, aku tak bisa menerima semua ini”
Raina mendorong tubuh changmin tapi changmin malah makin erat memeluk tubuh mungilnya.
“ max changmin, lepaskan”
“ tidak akan”
“ argh… changmin lepaskan. Kalau tidak akan ku……..” kata-kata raina terhenti karena bibir lembut changmin menyapu bibir pinknya.
Raina makin mengelak, ia lalu menginjak kaki changmin, membuat pria tinggi itu melepaskan ciumannya
“ keputusanku sudah bulat max,, jika kita memang berjodoh tuhan akan mengembalikan keadaan seperti semula dimana aku mencintaimu tanpa ada rasa sakit karena cemburu” ujar raina lalu pergi meninggalkan changmin yang hanya bisa terdiam melihat kepergiannya.

Lembar-lembar kebersamaan kita telah tercabik oleh putaran waktu, sebentar lagi sayap-sayap malam mulai menjamah. Dengan angin malamnya menerbangkan kisah cinta kita ke jurus yang berlainan. Apakah saat akan tiba untuk bertemu, lalu jembatan keakraban kita muncul ke permukaan? Ataukah hanya dapat bersua dalam kata dan saling menatap dalam angan dan sepinya hari?

FIN

RCL RCL RCL
please

Tidak ada komentar:

Posting Komentar