WELCOME TO MIKBEL'S CUBE

THE PLACE WHERE I ALWAYS SHARE ALL ABOUT MY FAVORITE THINGS

Senin, 19 September 2011

i'll Be Back// First Cast with 2 PM

Title                : I’ll Be Back
Author           : Mika Bellamy
Genre              : Romance, Friendship, lil’bit NC
Rated              : PG17
Main Cast       :
-      Jang Wooyoung 2PM
-      Junsu 2PM
-      Yoon EunRi

Other Cast : Nickhun, Chansung, Junho, Taechyon 2PM

Wooyoung POV

Rasanya malas sekali hari ini membuka mata, dan beranjak dari tempat tidurku yang nyaman dan hangat ini. Selain cuaca
yang dingin, hari ini juga aku harus menjemput eunri sahabatku yang tiga tahun ini meninggalkanku. Aishhh aku benci
yeoja itu

“ wooyoung-ah, kajja bangun. Oemma tak mau eunri menunggumu lama” suara oemma meraung-raung di kupingku
seperti sirine ambulance, aku bangun dari tidur sambil mengacak-acak rambutku kesal

“ ne, oemma. Aku sudah bangun”

@ Bandara

“ Sipuuuuuutttttttt” suara itu, sudah dapat kupastikan itu suara eunri, karena hanya dia yeoja yang memanggilku seperti
itu, aku menoleh dan terkejut yeoja dihadapanku ini apa benar2 yoon eunri??? Dia kelihatan lebih cantik dan rambutnya
panjang, hal yang paling ia hindari sedari kecil

“ Sipuuut kenapa bengong? Apa kau tidak kangen padaku?” ucapnya sambil merentangkan tangan, aku menggeleng
sambil memasang wajah pura-pura kesal. Bagaimana aku tidak kesal, aku yang notabene sahabatnya dari bayi, dan
hidup hampir selalu bersama selama 15 tahun saat dia pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studinya dia tidak bilang
padaku.

“ yak, sipuuut kau masih marah???” ia memandangku dengan tatapan polosnya

“ menurutmu??? Ahh sudahlah cepat pulang, pasti oemmaku akan mengomel jika tidak membawamu tepat waktu” aku
menarik koper yang ia bawa menuju mobil

“ ah, aku kangen ahjumma dan juga ahjussi” ucapnya sambil mengikuti langkahku ke parkiran mobil

Sesampainya disana

“ sipuut, kenapa dari tadi diam saja? Kau benar2 marah? Mianhae, aku tak bermaksud menyembunyikan kepergianku.
Sekarangkan aku sudah kembali”

Aku kembali tak menanggapi omongannya, padahal hati ini memang senang eunri kembali, tapi entah kenapa ragaku
bersikap seperti ini

“ aishhh jika kau mendiamkanku seperti ini, lebih baik aku minta jemput junsu oppa” runggutnya sambil melipat tangan
didadanya

Mwo??? Apa Eunri masih berhubungan dengan si brengsek itu?? Pria menyebalkan yang membuat perusahaan ayah eunri
bangkrut. Dan Nickhun hyung tidak menyetujui hubungan eunri dan juga junsu

“ kau masih berhubungan dengan junsu?” tanyaku, ia mengangguk sambil tersenyum

“ tapi nickhun hyung sudah melarangmu untuk tidak menemuinya kan?”

Ku lihat ia merengut sambil menopang dagunya

“ wooyoung-ah, hanya kau yang tau ini ya. Aku backstreet dengan junsu, hubunganku dengannya kusembunyikan dari
nickhun oppa. Jadi jangan beritahu dia ya”

Aku benci terjepit dalam keadaan ini, sedari SMP dulu, saat nickhun hyung memintaku untuk menjaga eunri dari junsu aku
tidak bisa memenuhinya karena eunri juga memintaku untuk merahasiakan hubungan mereka. Namun pada akhirnya
nickhun hyung tau hubungan eunri dan juga junsu dan melarang keras eunri menemui junsu. Dan sekarang keadaan itu
kembali menghampiri diriku. Selama nickhun hyung belum pulang dari dinas kerjanya, eunri akan tinggal bersamaku dan
aku diminta hyung untuk menjaga eunri. Apa kali ini aku harus menolak permintaan eunri????

“ sipuuut, mau ya kau merahasiakan ini dari nickhun hyung? Hanya kau yang bisa membantuku. Ku mohon, aku mencintai
junsu oppa” eunri merengek padaku sambil menggelayut manja di lenganku. Hal yang paling tidak bisa ku kupingkiri
adalah aku tidak bisa menolak permintaan eunri.

“ aku tidak janji eunri-ah” jawabku lalu menarik lengannya masuk kedalam mobil

“ jeballlll, sipuuuuttt jang wooyoung” ia tetap merengek saat mobil Volvo merahku melaju dijalanan

“ sudah kubilang aku tidak janji, aku tidak mau kejadian 3 tahun lalu terulang lagi”

Ia menunduk dan berhenti merengek

Apa omonganku tadi melukai hatinya, karena sehabis itu eunri menjadi diam dan tidak berbicara apa2 di dalam mobil.
Aishhh aku menjadi merasa bersalah, ku percepat laju mobilku agar suasana kikukku ini tak berlangsung lama.

Sesampainya di rumah wooyoung

Orang tuaku menyambut hangat kedatangan eunri, ia memeluk gadis itu hangat sambil sesekali mengecup pipinya. Cih
bocah itu sedari kecil selalu bisa membuat orang sayang padanya

@ Makan Malam

Oemma menanyakan keadaan eunri saat sekolah diluar negeri, dan juga keadaan nickhun hyung. Ia menjawab dengan
antusias menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oemma. Appa juga tak kalah dengan oemma, ia terus saja
menanyakan pengalaman hidup eunri saat diluar negeri, dan ketika appa menanyakan perihal namjachingu. Ia hanya
tersenyum simpul, apa selama diluar negeri dia benar2 berhubungan dengan junsu??? Tapi bagaimana?

“ aku pulang”

“ huwaaaa chansung oppa” seru eunri beranjak dari duduknya dan memeluk chansung kakakku

“ eunri-ah, miss you darling” ucap kakakku membalas pelukan eunri erat, aishhh aku saja belum dipeluknya

“ miss you too oppa”

Selesai makan malam, chansung, oemma dan appa kembali mengobrol dengan eunri. Dan aku, aku bosan dengan
pembicaraan mereka, jadi kuputuskan untuk meninggalkan mereka dan berjalan menuju tempat favoritku. Atap rumahku,
yang biasa aku jadikan tempat persembunyian bersama eunri jika kami bolos sekolah.

Huftttt, aku menghela nafas, sambil menundukan bokongku pada lantai atap yang dingin, aku mengeratkan jaket yang
kupakai karena hawa hari ini sangat dingin.

Tap tap tap

Terdengar suara langkah orang mendekat

“ kau masih suka bersembunyi disini sipuuut?”

Aku menoleh dan mendapati eunri sudah duduk disampingku sambil menyenderkan kepalanya di pundakku. Hal yang
sering dia lakukan sejak dulu.

“ sipuuut, kau masih marah? Aku harus apa agar kau tidak marah lagi? Aku benci berdiam2an denganmu” ucapnya, lalu
kudengar hembusan nafasnya

Aku meliriknya sekilas,memangnya dia pikir aku menyukai berdiam2an dengannya???

aku mengelus rambutnya, tanda bahwa aku sudah tidak marah lagi padanya

“ kalau kau lakukan hal itu lagi, aku bersumpah tidak akan memaafkanmu” ucapku

“ lakukan apa?” katanya sambil menoleh kearahku membuat jarak diantara kami begitu dekat bahkan aku bisa merasakan
hembusan bafasnya menyapu pipiku

“ ehmmm, meninggalkanku tanpa bilang padaku sahabatmu” aku mendongakkan kepalaku diatas, mengusir rasa deg2an
yang tiba2 saja menyerang

“ pasti, ehmm senangnya kau kembali sipuuut”

‘Grebbb’ dia memelukku, Tuhan dia memelukku, apa yang harus kulakukan???

“ aku juga senang kau kembali kura2”

“ eh??? Kau masih memanggilku dengan sebutan itu??? Aishhh jang wooyoung, aku sudah tak selemot kura2”

“ jinjja???” tanyaku padanya, dengan mantab dia mengangguk. Terbesit ide iseng dibenakku, kukecup bibirnya tiba2 lalu
lari meninggalkannya. Dan benar saja ia terdiam menerima perlakuanku itu

“ tuh kan kau masih lemot seperti kura2 eunri-ah”

Seminggu kemudian dipagi hari

 Kulihat dia sudah bangun dan menyesap susu coklat digelas favoritnya. Gelas berwarna merah dengan gambar kura2
sama seperti sebutan untuk dirinya. Ehmm memang aneh rasanya panggilan kami sama2 makhluk ciptaan tuhan yang
berjalan lambat. Aku sipuuut dan dia kura2. Aku tersenyum geli saat terbesit kenangan masa kecilku dengan eunri.

“ sipuuut kau sudah bangun?” dia menghampiriku sambil menyodorkan secangkir teh hangat dengan sedikit perasan lime
kesukaanku

“ minumlah” ucapnya, aku mengambil cankir teh tersebut sambil mengelus rambutnya

“ gomawo, kura-kura”
Ia merengut saat aku memanggilnya begitu, membuat wajahnya terlihat menggemaskan
“ yak, Jang Wooyoung kalau kau berani menciumku lagi. Ku bunuh kau!!!” tatapan horrornya agak sedikit membuatku
bergidik ngeri dan melangkah mundur sedikit menjauh darinya

“ pagi, eunriku yang cantik” tiba2 saja chansung kakak laki2 menyebalkanku datang diantara aku dan eunri

“ morning oppaku terganteng” sahut euri dengan senyuman manisnya

“ yak, kura2 kau salah minum obat??? Hyungku yang aneh itu kau sebut ganteng”

‘ Plakkkkk’ seiring dengan kata2ku barusan sebuah geplakan mendarat dikepalaku

“ hyuuuung, sakit tau” aku mengelus kepalaku yang baru saja digeplak chansung

“ yang sopan pada hyungmu” ucap chansung

“ eunri-ah, oppamu yang ganteng ini berangkat dulu ya?” tambahnya lagi

“ ne, oppa. Hati2 ya”

Aku mengeryitkan dahi melihat kepergian hyungku yang satu itu, selepas chansung pergi eunri tiba2 menggelayut manja
dilenganku. Aku tahu pasti ada yang dia inginkan dariku. Dan benr saja dugaanku dia memintaku mengantarkannya ke
tempat junsu. Errrrr apa yang harus kulakukan???? Aku bingung

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar